Rabu, 27 Februari 2013

refleksi (17) : Sekolah Bertaraf Internasional, karya Bp. Marsigit

HENI KUSUMA
PGSD/ 2F/ 12108241073

Membaca artikel di atas, jujur saya menjadi kurang mengerti mengapa RSBI dan SBI harus dihapus. Padahal setelah saya baca dan saya pahami, SBI dan RSBI seharusnya pelopor perubahan paradigma pembelajaran dari yang masih tradisional ke yang lebih inovatif. Apakah karena guru yang sampai saat ini masih belum bisa menerapkannya dalam sekolah tersebut ?
Pada artikel di atas dikatakan bahwa SBI haruslah didasarkan pada kebutuhan daerah dan masyarakat masyarakat sekitar. Bagus, dengan begitu seharusnya SBI dapat menyumbangkan banyak kontribusi bagi pendidikan di daerah tersebut. Sudah jelas dikatakan sebagai kebutuhan, berarti dengan adanya SBI, peserta didik di sana dapat lebih terpenuhi kebutuhannya dan terjadi peningkatan terhadap kualitas pendidikan.
Meski SBI didukung dengan berbagai komponen-komponen bertaraf Internasional, SBI haruslah tetap berpegang teguh terhadap landasan atau nilai-nilai lokal bangsa Indonesia. menurut saya, penghapusan SBI tidak menjadi masalah. Yang penting di dalam sekolah tersebut guru mampu menerapkan pembelajaran dengan metode yang telah terbukti di negara-negara dengan kualitas pendidikan tinggi seperti Inggris atau Finlandia. Dari artikel di atas saya kira yang menjadi permasalahan adalah pada bagaimana seorang guru menjadi lebih profesional dan aktif. Tidak dapat dipungkiri bahwa mau tak mau negara Indonesia harus menyelaraskan diri dengan perkembangan global. Maka guru harus mampu menjadikan kegiatan pembelajarannya sebagai sebuah penelitian yang kemudian dapat didiskusikan dengan beberapa guru baik di dalam maupun di luar negeri untuk dapat menemukan sebuah pemecahan masalah. Pembelajaran di kelas juga harus menjadi kegiatan konstruktivisme yang membiarkan siswa membangun pengetahuannya sendiri. Guru hanya sebatas fasilitator dalam mereka menggali pengetahuan. Guru jangan hanya memanfaatkan apa yang sudah ada atau disediakan, namun guru harus kreatif dalam mengembangkan sumber belajar, media, alat peraga, dan lembar kerja siswa. Untuk itu kiranya diperlukan Lesson Study bagi para guru sebagai bekal mengajar mereka yag jauh lebih baik.

source :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar